Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

5 Cara Agar Tim Bisnis Solid / Kompak

 

Suatu perusahaan memiliki banyak orang yang bekerja di dalamnya yang memiliki fungsi dan tugas masing-masing. Dalam melakukan pekerjaannya, setiap invidu biasanya bekerjasama dengan invidu lainnya. Tidak ada yang bisa menyelesaikan pekerjaannya tanpa bantuan pihak lain.

Perusahaan memiliki tujuan yang harus dicapainya dalam waktu tertentu. Untuk itu diperlukan karyawan yang bisa mencapai apa yang menjadi tujuan tersebut. Perusahaan membagi karyawan-karyawan tersebut dalam beberapa bagian atau tim atau divisi.

Tujuannya adalah agar setiap karyawan menjadi fokus bekerja sesuai dengan tanggungjawab tim tersebut. Ada tim keuangan, tim marketing, tim distribusi dan lainnya. Setiap bagian atau tim terhubung dengan bagian lainnya.

Tim yang ada dalam perusahaan harus bisa saling bekerjasama. Tanpa keinginan untuk bisa saling support dalam melakukan tugas rasanya mustahil tujuan perusahaan bisa tercapai. Usaha atau bisnis yang dikelola perusahaan memerlukan tim bisnis yang solid atau kompak dalam menjalankan tugas.

Kekompakan yang harus dijalin dan dibina memiliki energi positif yang bisa membangkitkan semangat dan produktivitas tim bisnis itu sendiri.

Kesolidan sebagai sebuah tim bisa mencegah terjadinya konflik kerja. Setiap invidu dalam perusahaan harus bisa menjaga kekompakan ini, tidak egois, mau bekerjasama dan selalu menjalankan tugas sesuai dengan SOP yang ditetapkan perusahaan.

Cara Agar Tim Bisnis Kompak / Solid

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan tim bisnis agar selalu menjadi tim yang solid. Yang pertama tentunya adanya persamaan misi dan visi.

Setiap anggota tim harus mengetahui dan memahami visi dan misi yang dimiliki oleh perusahaan karena hal tersebut merupakan arahan yang harus di patuhi oleh seluruh individu di dalam perusahaan. Semua harus satu pemahaman, jika sama pemahamannya maka bekerjapun bisa seirama dan solid.

Kedua adalah bangun rasa percaya antara sesama anggota tim. Untuk membangun rasa percaya ini anggota tim harus mempunyai integritas yang baik.

Sifat jujur dan amanah mengemban tanggungjawab yang diberikan. Tidak memihak sebelah atau saling menjatuhkan. Ketika rasa percaya sudah terbangun, maka suasana kerjapun menjadi lebih aman dan nyaman.

Kemudian yang ketiga adalah harus adanya komunikasi yang efektif. Komunikasi dibangun dengan sikap saling menghormati dan menghargai, antara pimpinan ke bawahan dan sebaliknya maupun sesama rekan kerja.

Informasi disampaikan dengan bahasa yang lugas dan mudah dipahami semua pihak. Jika menemui masalah atau kendala maka tim bisa melakukan sharing atau meeting untuk mencari jalan keluarnya.

Jangan mengambil keputusan tanpa adanya pembahasan masalah dengan anggota tim lainnya. Karena satu tim ibaratnya satu badan, jika ada yang sakit maka rasa sakit itu dirasakan oleh seluruh bagian tubuh lainnya. Demikian juga dengan tim.

Cara selanjutnya adalah dengan memberikan penghargaan untuk prestasi tertentu yang berhasil diraih. Setiap anggota tim layak diberi penghargaan jika berhasil mencapai apa yang menjadi targetnya.

Sikap apresiasi ini bisa membuat semangat untuk terus menunjukkan hasil kerja yang baik. Dan harus disadari bahwa prestasi yang dicapai bukan tanpa bantuan anggota tim yang lain. Tidak ada yang bisa menyelesaikan tugasnya sendirian.

Buat juga acara-acara tertentu yang bernuansa berkumpul untuk menjalin keakraban. Bisa dengan melakukan gathering atau pertemuan informal lainnya. Menjalin keakraban antar sesama anggota tim bisnis bisa membuat rasa kompak itu muncul.

Jika setiap anggota tim menyadari tugas dan wewenang masing-masing kemudian saling menyadari bahwa masih membutuhkan teman untuk menyelesaikan tugas-tugas tersebut dan saling berempati, maka kesolidan sebuah tim bisnis bisa diwujudkan. Jika tidak solid atau kompak bagaimana perusahaan bisa dibuat berkembang?