Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Mencari Pelanggan Ayam Potong

Bagi pelaku bisnis dan calon pebisnis, target konsumen memang menjadi hal yang sangat penting. Jika Anda membuka bisnis tanpa ada strategi pemasarannya, maka bukan tidak mungkin bisnis Anda akan gagal tepat setelah Anda memulai bisnis Anda.

Banyak pebisnis yang berlomba-lomba mencari pelanggan dengan melakukan berbagai bentuk promosi. Tak terkecuali bisnis ayam potong.

Para pebisnis ayam potong yang mengembangkan bisnisnya dengan serius melakukan berbagai cara untuk mempromosikan bisnis ayam potongnya ke khalayak ramai.

Apakah Anda berniat ingin membuka usaha ini? jika iya, simak cara mencari pelanggan ayam potong di bawah ini sebelum Anda memulai membuka bisnis ayam potong.
Pamflet

Pamflet termasuk dalam media promosi dalam bentuk media cetak yang juga sering digunakan. Perbedaan antara brosur dan pamflet terlihat dari bentuknya. Brosur lebih pendek dan lebih kecil daripada pamflet, sedangkan Pamflet pun dibuat untuk ditempel, sedangkan brosur untuk disebarkan.

Media promosi cetak yang satu ini pun lebih menarik, karena ukurannya yang besar dan warnanya yang bermacam-macam.

Anda bisa membuat desain yang menarik dan dengan resolusi yang sesuai dengan ukuran yang dicetak nanti membuat tampilan dari pamflet akan semakin mempermudah pembaca yang melihat informasi yang tertera pada pamflet.

Banner

Banner termasuk dalam media promosi yang sering sekali kita temui di pinggir-pinggir jalan besar. Media promosi cetak yang satu ini biasanya berukuran besar dan panjang, serta huruf-huruf yang digunakan lebih besar yang bertujuan untuk membuat orang yang melewatinya langsung dapat melihat isi konten dari banner yang dipasang.

Dengan tulisan yang besar memudahkan orang-orang membaca promo yang ditawarkan meski dari jarak jauh sekalipun.

Banner terbuat dari bahan kain atau dari bahan kertas yang tebal, namun semi kain yang kaku. Anda bisa menghias atau mendesain banner semenarik mungkin agar para konsumen yang melihat langsung tertarik.

Sama seperti Brosur dan Pamflet, usahakan untuk tidak menggunakaan kata terlalu banyak. Umumnya banner memiliki nilai cetak 70 berbanding 30, dimana 70 adalah gambar dan 30 adalah teks atau informasi.

Poster

Poster menjadi salah satu media cetak yang juga cukup populer untuk dipakai pada salah satu media promosi untuk produk, acara, jasa dan informasi lain perusahaan.

Umumnya poster di tempatkan diberbagai area, seperti di mall, sekolah, universitas, area kantin, area berkumpul di suatu komplek perumahan, depan tempat bisnis dan area lainnya.

Desain sebuah poster sebaiknya disesuaikan dengan tema promosi agar lebih menarik dan membuat pembaca nyaman untuk membaca setiap informasi yang ada di dalam poster.

Brosur

Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan media cetak yang satu ini. Brosur adalah media promosi cetak untuk bisnis dengan design yang sangat simpel, dan hanya terdiri dari satu lembar kertas saja (lipat 3).

Brosur bisa dibuat dengan design hitam putih sampai dengan warna-warni. Anda bisa membuat brosur dengan semenarik mungkin dan yang sesuai dengan usaha Anda. Isi konten juga tidak boleh terlalu banyak. Cukup cantumkan poin-poin penting yang harus diketahui oleh calon pelanggan Anda.
Promosi Melalui Media Cetak

Terdapat banyak jenis media cetak untuk promosi bisnis Anda. Dengan kecanggihan teknologi dewasa ini, Anda tidak perlu khawatir untuk mempromosikan usaha Anda. Promosi melalui media cetak bisa memaksimalkan

Pengenalan usaha Anda ke masyarakat luas. Berikut jenis media promosi melalui media cetak yang bisa Anda gunakan.

Iklan di koran

Tidak kalah dengan televisi, iklan di koran pasti lebih segar dan banyak dinanti oleh para pembacanya. Tidak heran jika banyak pengusaha yang juga menggunakan iklan di koran sebagai salah satu media promosi cetak untuk bisnis yang terbilang cukup efektif.

Dengan memasang iklan di koran, memberikan kemudahan bagi para pengusaha untuk mengenalkan bisnisnya bahkan sampai ke pelosok-pelosok negeri.

Disisi lain, koran yang terbit teratur setiap hari atau tiga hari sekali, dan iklan yang kita pesan akan ditayangkan beberapa kali cetak. Sehingga para konsumen akan melihat promosi usaha kita secara terus-menerus selama tiga hari tersebut.

Promosi dari Mulut ke Mulut

Promosi yang satu ini termasuk salah satu yang paling efektif. Promosi dari mulut ke mulut disebut juga dengan “Word of Mouth”.

Meskipun dianggap tradisional, namun cara ini cukup ampuh untuk meyakinkan konsumen. Bahkan ada juga yang mengatakan bahwa 68% konsumen membeli produk karena mendapatkan informasi dari konsumen lain melalui penyebaran berita dari mulut ke mulut.

Selain itu, promosi dari mulu ke mulut juga tidak membutuhkan biaya. Ini adalah bentuk promosi yang gratis namun efektif. Hal ini akan menguntungkan pengusaha, sebab dengan adanya promosi dari mulut ke mulut ini akan menumbuhkan loyalitas pelanggan terhadap usaha Anda.

Dalam menjalankan bisnis ayam potong ini anda perlu melakukan beberapa cara agar promosi dari mulut ke mulut dapat berjalan lancar dan efektif.

Bergabung dengan komunitas yang berpengaruh

Lakukan pemasaran kepada orang yang paling berpengaruh dalam suatu komunitas. Karena mereka pasti mengetahui perkembangan usaha terbaru, serta senang untuk menceritakan hal-hal yang perlu teman-temannya ketahui.

Memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen.

Dengan memberikan pelayanan yang baik kepada konsumen akan membantu membuat citra yang baik bagi usaha Anda.

Konsumen yang mendapatkan pelayanan yang baik tentu saja akan memberikan informasi positif berkaitan dengan usaha Anda kepada orang lain. Hal ini dapat menumbuhkan kepercayaan terhadap usaha Anda.

Jadi, banyak sekali media promosi yang bisa Anda lakukan untuk memasarkan usaha yang Anda buka. Baik promosi melalui media cetak yang membutuhkan biaya sampai dengan promosi gratis seperti promosi “word to mouth”.

Demikian tips cara mencari pelanggan ayam potong bagi Anda yang sudah membuka atau yang akan membuka usaha ini. Semoga artikel ini dapat membantu, ya!