Cara Mendapatkan Kembali nomor Token Listrik yang Hilang

Bagaimana solusinya jika nomor token listrik yang dibeli hilang? Cara mendapatkan kembali token tersebut bagaimana?
Jika struk token PLN Anda hilang atau angkanya tidak jelas, maka Anda masih bisa melacaknya. Terlebih karena token PLN yang sudah dibeli pun tak memiliki tanggal kedaluwarsa, alias berlaku selamanya.

Meskipun Token prabayar ini memberikan banyak kemudahan kepada pelanggannya, namun terkadang kita menghadapi masalah seperti kehilangan Token yang sudah dibeli.

Jika hal itu memang terjadi kepada anda, maka anda tidak perlu khawatir atau galau karena merasa rugi telah membeli Token tapi malah hilang sehingga terpaksa membeli lagi.
 

Cara Cek Token Listrik yang Hilang

Karena Token yang Anda beli memang hanya dapat digunakan untuk mengisi meteran prabayar yang sesuai dengan ID pelanggan yang telah Anda sebutkan ketika membelinya.

Cara untuk cek Token listrik yang hilang itu mudah, jadi anda tidak perlu lagi membeli, cukup lakukan langkah-langkahnya sebagai berikut

Cara 1: Kembali ke tempat Anda membeli token PLN dan meminta petugas atau sang penjual token untuk melacak atau mengirimkan ulang 20 digit nomor token PLN yang sudah Anda beli. Jangan khawatir, sebab setiap penjual biasanya memiliki history atau riwayat transaksi setiap pelanggannya.

Cara 2: Anda bisa pergi ke Kantor PLN terdekat untuk meminta dicek kan 20 digit angka token PLN yang telah Anda beli.

Cara 3: Mengecek sendiri token listrik prabayar secara online melalui website PLN

Pembelian token listrik ini sangat mudah karena sudah banyak yang menyediakan pembelian token seperti Indomaret, Alfamart, dan Alfamidi. Selain itu juga anda bisa membeli nya di Kantor PLN terdekat atau di konter-konter penjualan pulsa yang rata-rata sudah menyediakan pengisian token.

Jika anda akan mengisi token tapi terkendala tidak memiliki uang cash, anda juga bisa membelinya langsung di beberapa ATM yang sudah bekerjasama dengan PLN yaitu BRI, BNI, Mandiri, BCA dan bank lainnya. Cara yang lebih mudah lagi adalah dengan menggunakan SMS banking, internet banking, m-Banking dan T-cash. 

Di Indonesia sendiri memiliki dua jenis sistem pembayaran listrik, yaitu pasca bayar dan prabayar. Sistem pasca bayar memang digunakan pelanggan zaman dulu, sedangkan sekarang sudah banyak yang beralih ke pra bayar.

Banyaknya pelanggan yang beralih ke sistem pra bayar karena dengan menggunakan token maka penggunaan lebih bisa mengatur pemakaian dan bisa mengisi sendiri jumlah kwh yang diinginkan, jadi dapat menghemat pengeluaran juga.

Menariknya lagi, listrik prabayar juga tak dikenai biaya abonemen seperti pada listrik pascabayar.PLN menyediakan token atau stroom listrik dalam beberapa pilihan. Nominal paling rendah yaitu Rp 20.000 kemudian Rp 50.000, Rp100. 000, Rp250. 000, Rp 500.000 hingga Rp 1.000.000.

Jika anda ingin membeli di atas satu juta maka anda harus mengisi token lebih dari satu kali. Misalnya anda akan mengisi token sebesar Rp 1. 100.000, maka anda dua kali mengisi. Dimana pengisian pertama sebesar Rp 1.000.000 dan pengisian keduanya Rp 100.000.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel