Cara Menghitung Pondasi Rumah dengan Mudah

Menghitung pondasi rumah dilakukan untuk mengetahui kisi kisi biaya yang harus disiapkan sebagaimana prosedur yang umum, bahwa ketika kita akan melakukan pembangunan rumah atau kantor maka langkah utama ialah membuat pondasi.

Cara menghitung pondasi rumah sebetulnya mudah dan tidak harus rumus khusus yang membuat ribet.

Cukup pakai hitungan sederhana tetapi akurat. Menghitung pondasi rumah supaya dapat ditaksir biaya material yang akan dibeli.

Cara Menghitung Pondasi Rumah
Contoh pondasi rumah (foto testindo.com)

Buat kamu yang mau buat pondasi rumah cara yang harus dilakukan adalah mengetahui terlebih dahulu kondisi (Area) yang akan dibangun rumah dan panjang seluruh pondasi, barulah bisa dihitung volume pondasi dan Material. Berikut acuan penghitungan pondasi rumah.

✓ Tentukan Denah Pondasi
✓ Jumlahkan seluruh sisi Pondasi
✓ Tentukan Kedalaman Galian atau Tinggi pondasi
✓ Tentukan Spek pondasi (Lebar atas dan Bawah)

Contoh Cara Menghitung Pondasi Rumah

Seumpama panjang seluruh area pondasi kita (p) 50m, Agar pondasi rumah bisa diketahui dan dihitung volumenya maka perhatikan spesifikasi pondasi tersebut.

Kita ambil contoh misal pondasi rumah yang akan kita bangun Lebar atas (La) 40cm, Lebar bawah (Lb) 50cm dan Tinggi pondasi (t) 1m, maka cara hitungnya secara sederhana nya adalah sebagai berikut:

La + Lb : 2 x Tinggi x P

40cm + 50cm : 2 x 1m x 50m

= 90:2 x 1 x 50

= 0,45m x 1m x 50m = 22,5 m3 (kubik)

Catatan:

Perhitungan diatas 0,45 adalah skala meter.
Jika area pondasi kontur tanah yang berlumpur maka bisa dilakukan persentase penyusutan karena terpendam lumpur.

Kita bisa menambah pemesanan material batu dengan pembulatan atau tambah 1 atau 2 kubik.

Berarti untuk membuat pondasi rumah dengan panjang keseluruhan 50m membutuhkan batu sekitar 22,5 kubik.

Kalau dianalisa ini cukup akurat karena spesifikasi pondasi rumah tersebut lumayan besar. Itulah cara menghitung pondasi rumah secara sederhana.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel