Cara Agar Anak Cepat Dapat Bicara

Cacatrik - Anak balita bisa berbicara dalam waktu umur yang masih muda merupakan keinginan orang tua. Anak kecil memang terlihat sangat lucu, apalagi anak tersebut dapat mengikuti beberapa kata yang kita ucapkan, atau bahkan sudah bisa mengucapkan kata-kata seperti mamam, papa, mama.

Kata-kata itu sering didengar karena sudah sering diajarkan oleh orang tuanya. Pada umumnya anak bayi sudah dapat mengucapkan kata pada umur 1 tahun hingga satu setengah tahun, sedangkan untuk dapat merangkai suatu kata anak akan dapat mengucapkannya pada umur 2 tahun

Lalu bagaimana dengan anak yang mengalamin keterlambatan biacara? Berikut penyebabnya:

-Kurangnya pendengaran yang biasanya adanya inveksi telinga. Bagi anak bayi, untuk mengucapkan suatu kata yang utuh atau tidak berawal dari mendengar sehingga anak mampu mengkonversikannya ke dalam kata-kata

-Keterlambatan perkembangan otak. Keterlambatan otak juga berpengaruh terhadap cepat atau tidaknya anak untuk dapat bicara,keterlambatan perkembangan otak dapat disebabkan suatu gangguan.

-Keturunan. Tidak dapat dipungkiri, faktor keturunan sangat berpengaruh karena memiliki riwayat gangguan yang sama

-Minimnya komunikasi. Komunikasi sangat diperlukan karena untuk berinteraksi sehingga adanya timbal balik. Komunikasi dapat berawal dari orangtua atau kelurga

-Faktor televisi. Ank yang selalu menonton televisi merupakan anak yang pasif yang hanya bisa mendengarkan tanpa dapat mengucapkan. Apalagi jika anak melihat tontonan yang kurang baik seperti kekerasan maka anak akan merasa trauma dan takut untuk berbicara

Berdasrkan penyebab di atas, maka berikut cara agar anak cepat dapat berbicara:

Pertama, konsultasikan pada dokter atau psikolog. Konsultasikan dahulu kepada ahlinya mengenai tumbuh kembang anak, apa saja yang sudah dapat dilakukan dan apa saja yang belum dapat dilakukan, sehingga dokter memahami apa penyebabnya keterlambatan tersebut

Kedua, berikan kesempatan kepada anak untuk berinteraksi. Dengan adanya interaksi maka akan memancing anak untuk berkomunikasi dengan teman sebayanya.

Ketiga, berikan stimulasi kepada anak. Meskipun anak belum dapat berbicara, dianjurkan kepada orangtuanya untuk tetap mengajak anaknya berbicara, karena hal ini akan dapat membiasakan mendengar kata-kata yang diucapkan oleh orangtua. (etsy.com)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel