Cara Menghitung Kebutuhan Tanah Urug untuk Pemadatan Lahan

Bagaimana cara hitung kebutuhan tanah urug / tanah timbun? Tanah urug biasa nya diperlukan saat akan membangun suatu bangunan yang kondisi permukaan berada dibawah kemiringan, misalnya mengantisipasi banjir agar lantai rumah atau bangunan tidak ikut terendam.

Selain itu biasa nya pengurugan dilakukan agar posisi bangunan lebih tinggi dari elevasi permukaan tanah yang ada. Perlu diketahui jika untuk bangunan rumah, pengurugan tanah itu wajib dilakukan.

Cara hitung kebutuhan urugan tanah / tanah timbun yang kami sajikan dibawah ini sangat mudah dan perhitungannya simpel hingga seluruh biaya bisa ditaksir sebelum pelaksanaan pengurugan dilakukan.
Agar lebih jelas cara menghitung volume urugan tanah kami berikan simulasi, seperti pada contoh dibawah ini.

Misalnya, Pak Jimmy ingin melakukan penimbunan /urug pekarangan untuk rumah baru dengan ukuran lahan 9m x 9m dan tinggi urugan tanah nya adalah 2 m, maka berapa kubik / m3 kebutuhan tanah urug nya?

Cara Hitung Volume Urugan Tanah

Rumus volume urugan tanah = luas penampang potongan x panjang urugan.

Volume = lebar x tinggi x panjang.V = 9 m x 2 m x 9 m = 162 m³.

Perlu difahami saat mengurug tanah itu terjadi pemadatan, nilainya sekitar 1,2 x volume urugan tanah, jadi tanah yang dibutuhan adalah
1,2 x 162m³= 194,4m³. Berati kebutuhan tanah urug untuk lahan 9x9 dan tinggi 2 diperlukan sebanyak 194,4 m³ tanah urug.

Perincian Berapa Dam/truck Keseluruhan?

Jumlah kubikasi tanah urug sudah fix tinggal kita hitung berapa Dam truk totalnya? Cara hitung nya tinggal dibagi berapa kapasitas Dam Truk yang kita pesan.

Misalnya Jika 1 truk mampu mengangkut tanah sebanyak 7 m3 maka jumlah total kebutuhan nya adalah 194,4m3 : 7 m3 = 27,7 dibulatkan menjadi 28 truk.

Jadi total tanah yang dibutuhkan untuk mengurug pekarangan adalah sebesar 195 m3 atau  28 truk isi 7m3.

Cara menghitung volume kebutuhan tanah urug diatas sangat mudah bukan? Tergantung area yang akan di urug/ timbun, anda bisa saja menghitung dengan cara sendiri.

Yang paling penting diingat bahwa dalam pelaksanaan di lapangan akan banyak ditemui kontur tanah yang berbeda termasuk dari volume pemadatan.

Jika pemadatan dilakukan di tanah gembur mungkin berbeda dengan contoh diatas, mungkin tidak 1,2 bisa saja 2 atau 2,5 volume pemadatan nya.

Pada prinsipnya cara menghitung volume urugan tanah itu sama yaitu luas penampang x panjang urugan tanah. Demikian semoga bermanfaat.

Baca juga:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel